Saturday, November 05, 2011

Wukuf

Para jamaah calon haji Indonesia yang mulai Jumat pagi (4/11) berangsur-angsur bergerak dari pondokan menuju padang Arafah untuk melakukan wukuf diimbau banyak melakukan zikir. Selain itu mereka juga diminta untuk menghindari hal-hal yang tidak perlu seperti bersendau-gurau dan bertengkar. Wukuf yang akan dimulai lepas tengah hari Sabtu (5/11) ini hendaknya mampu dijadikan ajang intropeksi diri.
‘’Banyaklah berzikir, membaca Alquran, atau melakukan shalat sunnah. Banyaklah berdoa untuk diri sendiri, keluarga, dan Tanah Air agar bisa menjadi baik. Bertobatlah atas segala kesalahan yang telah diperbuat. Lakukanlah taubatan nasuha. Jangan ulangi kesalahan lagi sesuai kepergian hajinya ini,’’ kata Naib Amirul Haj, KH Hasyi Muzadi, seperti dilaporkan wartawan Republika Muhammad Subarkah dari Tanah Suci.
“Saat wukuf maka siapkanlah mental secara lahir dan bathin bersih untuk melakukan tobat karena di situ Allah akan mengampuni dosa-dosa yang kita perbuat,” kata Hasyim.
Hasyim menyatakan saat melakuan wukuf di Arafah, para jamaah agar menyerahkan diri kepada Allah agar segala dosa-dosanya diampuni. ’’Berdoalah seikhlas mungkin agar dapat membawa ketengan hati dan untuk kebaikan diri sendiri. Sebab, bila doa kita dikabulkan, maka jiwa kita diharapkan bersih dan akan menjadi tameng jika akan melakukan perbuatan tidak baik,” katanya.
Wukuf di Arafah adalah hal mutlak dilakukan bila seseorang menunaikan ibadah haji. Sehingga apa pun kondisinya, bila seseorang ingin disebut haji, maka harus melakukan wukuf di Arafah yang dilakukan selepas tengah hari hingga sore hari pada tanggal 9 Dzulhijjah. Begitu pentingnya jamaah calon haji berada di Arafah untuk memenuhi rukun haji, sehingga jamah yang sakit harus berada di tempat itu sekali pun menggunakan ambulans.

0 comments em “Wukuf”

Post a Comment


 

Renungkanlah Copyright © 2011 -- Template created by d@nte -- Powered by Blogger